Baik PlayStation maupun Xbox sejatinya punya fanboy masing-masing. Para fanboy ini pun saling berdebat argumen dan membanggakan konsolnya satu sama lain di internet, baik itu di dalam forum, media sosial, dan beberapa kolom komentar.
Hal ini pernah dinilai Spencer sebagai tindakan yang tidak menyenangkan. Kini, lewat ajang Electronic Entertainment Expo (E3) 2017, Spencer mencoba untuk kembali menyampaikan pesan damai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku pikir pertengkaran yang aku rasakan baik yang ada di internet maupun di laman message board Anda, tidak terasa seperti sebuah investasi untuk menumbuhkan industri game itu sendiri. Akhiri perang konsol," papar Spencer seperti dikutip detikINET dari Gamespot, Rabu (14/6/2017).
Lebih lanjut Spencer mengatakan apabila kita tidak perlu melihat perusahaan lain gagal untuk bisa menjadi sukses. "Itu bukan bagian dari menjalankan bisnis," imbuhnya.
Spencer pun berbicara mengenai industri game secara umum, bukan hanya konsol, di mana saat ini dijejali dengan game mobile.
"Lima tahun yang lalu, ketika aku di sini, itu sudah terjadi. 'Kematian dari konsol, semua orang akan bermain di iPad mereka, kenapa Anda tidak pulang saja ke rumah?',"ucap Spencer menirukan seruan orang-orang kala itu.
Namun saat ini, Spencer menilai industri game konsol justru berkembang dengan baik. "Sony melakukan hal yang baik, kami juga begitu, Switch pun hadir dengan gerbang pembuka yang kuat. Aku rasa ini tanda yang bagus," pungkasnya. (mag/fyk)