Senin, 02 Mei 2016 11:57 WIB

Call of Duty Terbaru Diklaim Beda!

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Memasuki Q2 2016, Activision mulai menunjukkan pergerakan dengan merilis trailer teaser perdana dari Call of Duty terbaru. Selang beberapa waktu kemudian, developer Infinity Ward ikut angkat bicara seputar game tersebut.

Developer game langganan Activision ini berharap jika game yang diduga berjudul Call of Duty: Infinite War ini bisa memberikan nuansa baru dalam seri Call of Duty (CoD). Sehingga bisa mendorong waralaba game ini untuk lebih maju lagi.

"Aku ingin ketika orang bermain game baru kami, ia berkata 'Wow, aku tak pernah melihat perubahan yang begitu banyak pada CoD sejak itu (Call of Duty 4: Modern Warfare)," ujar Design Director Jacob Minkoff dikutip detikINET dari Gamespot, Senin (2/5/2016).

Ya, dari apa yang diucapkan oleh Minkoff, ia terlihat membandingkan kesuksesan game terbarunya ini dengan Modern Warfare yang rilis tahun 2007 lalu. Kala itu, Modern Warfare bisa dibilang menjadi tolak ukur kesuksesan Call of Duty.

Bagaimana tidak? Modern Warfare menyajikan pembaruan dan penyegaran di seri Call of Duty. Dari yang tadinya ber-setting di Perang Dunia II, menjadi perang dengan lokasi yang modern, plus kedatangan mode online, RPG, class system, sehingga menjadikannya game shooter kompetitif.

Sementara itu, Activision sendiri ketika mengumumkan game terbaru Call of Duty di bulan Februaro 2016 lalu mendeskripsikan game sebagai sebuah inovasi. "Aku melihat adanya level baru dalam bercerita di waralaba ini," ujar Art Director Brian Horton.


(mag/ash)