Seperti detikINET kutip Wall Street Journal, Rabu (29/7/2015), Menteri Kebudayaan China dalam keterangannya mengatakan bahwa perusahaan, seperti Sony, Nintendo, dan Microsoft kini bisa dengan bebas berjualan di berbagai daerah di Tiongkok.
Larangan terhadap game konsol sebenarnya sudah mulai dikendurkan oleh pemerintah China sejak 2014 lalu. Kala itu produsen game konsol macam Sony dan Microsoft sedikit demi sedikit mulai menjual perangkat konsol andalannya masing-masing. Pun begitu, penjualan hanya bisa dilakukan di zona perdagangan Shanghai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kabar yang sangat baik bagi kami," ujar juru bicara Sony. Sementara produsen konsol lainnya seperti Microsoft dan Nintendo belum mengeluarkan satu pernyataan pun.
Lalu apakah yang sebenarnya terjadi? Kembali di tahun 2000 silam, pemerintah Tiongkok pernah mengumumkan jika pihaknya resmi melarang penjualan game konsol karena dikhawatirkan akan merusak masa depan anak-anak di negaranya. Anak-anak jadi akan membuang waktunya hanya untuk bermain game.
(rou/rou)