Game ini merupakan bagian dari konten Steam Early Access, channel beta untuk game-game yang masih dalam tahap produksi. TT Games yang mengembangkan Lego Worlds mengatakan, mereka ingin mendengar respons dan masukan dari komunitas gaming sebelum meluncurkan versi finalnya.
"Lego Worlds mewujudkan permainan menyusun brick yang sudah dikenal dan disukai konsumen selama berpuluh tahun ke dalam platform digital, menyajikan pengalaman yang benar-benar baru bagi penggemar permainan ini," kata Tom Stone, Managing Director TT Games seperti dikutip detikINET dari PC World, Selasa (2/6/2015).
Di Lego Worlds, pemain memasuki dunia yang sudah ada, dan mereka bisa membangunnya dengan mengkreasikan brick yang tersedia. Pemain yang sukses melakukan unlock in-game reward bisa memenangkan set permainan Lego fisik.
Permainan ini secara langsung akan bersaing dengan Minecraft yang juga punya pola permainan serupa. Beberapa aktivitas dasar dalam permainan Minecraft seperti mengumpulkan block dan membangun struktur, juga bisa ditemukan di Lego Worlds.
(rns/rns)