Penggemar game sepak bola asal Indonesia kini bisa merasakan bagaimana mengatur tim dan pemainnya untuk bertanding dengan gamer dari wilayah lain. Ini setelah Electronics Art bersama Garena memboyong FIFA Online 3 ke Tanah Air.
βAda banyak alasan kami mendatangkan FIFA Online 3 ini ke Indonesia. Pertama tentu saja karena jumlah penduduknya yang besar, penetrasi internet yang sedang tinggi dan terakhir kegilaan terhadap sepak bola,β kata CEO Garena Indonesia Zhou Junjie, dalam acara peluncuran di Senayan City, Jakarta, Rabu (12/3/2014).
Tidak hanya sekedar diboyong, nyatanya FIFA Online 3 ini dihadirkan dengan pendekatan yang lebih lokal, yakni hadir dalam bahasa Indonesia dan menaruh server-nya di Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Gameplay FIFA Online 3 diklaim dibuat berdasarkan pengembangan dari teknologi terbaru, memungkinkan pertandingan multiplayer dengan tingkat lag dan rekoil yang rendah. Masuk kategori massively multiplayer online football, kita bisa berhadapan dengan pemain dari belahan dunia manapun untuk menguji kemampuan dan memenangi pertandingan.
FIFA Online 3 digarap menggunakan engine game FIFA 11. Pada game ini, pemain bisa memilih atau mengkustomisasi tim dari total 30 kompetisi di seluruh dunia dan 15.000 pemain yang benar-benar ada di dunia nyata.
Player bisa memilih untuk bermain dalam mode 'single-player' dan mengarungi kompetisi semusim penuh, atau bisa juga menghadapi pemain lain yang sedang online.
FIFA Online 3 tak banyak mengalami perubahan dibanding edisi sebelumnya. Salah satu perbedaan terbesar adalah pemain bisa memilih lawan dengan level kemampuan yang sama atau memilih lawan secara random. Pemain kini juga memiliki opsi untuk bermain sebagai manajer untuk mengendalikan taktik dan formasi tim sesuai keinginannya.
Ditambahkan juga oleh Junjie, kendati sudah menggunakan Bahasa Indonesia dan menaruh server lokal, dirinya tidak mempunyai target pasti berapa nantinya pemain yang memainkan game ini. βKalau bisa ya sebanyak-banyaknya,β tandasnya.
(tyo/fyk)