Mantle pertama kali diperkenalkan oleh AMD saat meluncurkan generasi terbaru GPU mereka, Hawaii. API tersebut juga dirancang untuk memaksimalkan kartu grafis tersebut.
Fitur-fitur yang ditawarkan Mantle pun terlihat menjanjikan, tak heran jika kemudian banyak pengembang game yang mulai kepincut. Sebut saja Cloud Imperium Games, Eidos-Montreal, sebuah divisi dari Square Enix Group, serta Oxide Games.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cloud Imperium Games saat ini sedang mengembangkan Star Citizen, sebuah game simulasi luar angkasa yang sudah dinanti dari desainer game legendaris Chris Roberts.
"Teknologi Mantle dari AMD memungkinkan kita untuk dapat menikmati performa lebih pada GPU AMD Radeon melebihi GPU lainnya," kata Chris Roberts, CEO, Cloud Imperium Games.
Eidos-MontrΓ©al adalah studio game yang ada di balik THIEF, game bergenre first-person stealth adventure yang akan segera dirilis pada bulan Februari tahun 2014 mendatang.
Eidos-MontrΓ©al juga telah berhasil mengembangkan dan merilis DEUS EX: HUMAN REVOLUTION, sebuah game yang juga berpartisipasi pada program AMD Gaming Evolved.
"Mantle kini menjadi salah satu perubahan terpenting dalam grafis PC dalam kurun waktu beberapa tahun ini," ucap David Anfossi, studio head, Eidos-Montreal dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (8/11/2013).
Cloud Imperium Games, Eidos-Montreal dan Oxide Games bersama AMD dan DICE bersama-sama akan berbicara seputar teknologi dan arsitektur Mantle dan juga penerapannya pada acara AMD Developer Summit (APU 13), 11-14 November 2013 mendatang di San Jose, California.
(eno/ash)