Namun berbeda dengan kebanyakan teknologi cloud yang digunakan sebagai data center virtual, Nvidia justru mengembangkan teknologi cloud miliknya untuk game.
Teknologi yang diberi sebutan Nvidia Grid tersebut nantinya akan memungkinkan pengguna untuk mengakses game kesukaannya melalui 'awan'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembangannya yang memakan waktu hingga 5 tahun tersebut berhasil menghasilkan sebuah server stack yang dipersenjatai seluruhnya menggunakan GPU garapannya. Inovasi ini memungkinkan pengolahan game bertampilan 3D secara langsung menggunakan layanan cloud.
Jadi, melalui layanan ini nantinya pengguna dapat secara instan memainkan game yang sama melalui beberapa perangkat seperti tablet ataupun komputer desktop milik pengguna, demikian seperti dilansir detikINET dari Cnet, Selasa (8/1/2013).
Dan bila nantinya layanan cloud Nvidia Grid akhirnya resmi diluncurkan ke publik, bisa dipastikan pengguna yang memanfaatkan layanan tersebut wajib memiliki koneksi internet 'dewa' alias berkecepatan tinggi.
(ash/ash)