Seperti dikutip detikINET dari GamePolitics, Rabu (26/5/2010), pernyataan janggal itu disampaikan oleh seorang terapis bernama Steve Pope dari Lancashire, Inggris. Ia membuat pernyataan itu di media Lancashire Evening Post.
"Menghabiskan waktu (untuk bermain) selama dua jam di sebuah perangkat game setara dengan menggunakan segaris kokain dalam hal perasaan 'high' yang dihasilkannya," ujar Pope yakin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kutipan dari 'Jack' ini juga sama ajaibnya. "Seakan-akan ada setan di dalam otakku dan saya tidak bisa menghentikannya. Jika orangtua mencoba menghentikan, aku bisa ngamuk," tutur Jack.
Game memang kerap dianggap bisa menyebabkan kecanduan, bahkan di beberapa negara terdapat klinik untuk rehabilitasi remaja dari kecanduan game. Namun, layakkah membandingkan game dengan zat berbahaya seperti narkoba?
(wsh/wsh)