Alasan yang dikemukakan perusahaan pengembang game asal Prancis itu tak lain karena faktor bisnis. Menurut Alexandre de Rochefort, Finance Director Gameloft, mengembangkan game untuk Android tidak menguntungkan.
"Kami telah mengurangi investasi kami untuk sistim operasi Android, sama halnya dengan beberapa pengembang lain. Hingga kini sistim operasi Google tersebut belum banyak diminati para konsumen," ucapnya seperti detikINET kutip dari Kotaku, Senin (23/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kenyataannya tidak demikian. Gameloft beserta para pengembang game lainnya mengaku kesulitan mengembangkan game ponsel untuk platform Android. Itu sebabnya, mereka berencana meninggalkan pengembangan Android dari jajaran game ponsel besutannya.
"Game di Android tak sebagus yang ada di iPhone. Google tak terlalu pintar menarik konsumen untuk membeli produk. Di Android, tak seorang pun yang berhasil mendapatkan keuntungan signifikan," ujar Rochefort.
Dari bursa aplikasi game iPhone, Gameloft mendapatkan porsi keuntungan 13% dari seluruh penjualannya. Sementara melalui Android, diakui sang eksekutif, masih di bawah 1%. "Kami bisa menjual 400 kali lipat lebih banyak di iPhone daripada di Android," pungkasnya. (rou/rou)