Rancangan undang-undang 'Larangan Peredaran Video Game dan Mainan Berbentuk Senjata' sedang dipertimbangkan di parlemen Venezuela. Sebelumnya, seperti dikutip detikINET dari Joystiq, Kamis (27/8/2009), rancangan itu sudah disetujui dalam satu kali sidang nasional.
Rancangan tersebut mencakup pelarangan terhadap penjualan game dengan kandungan kekerasan. Artinya, kebanyakan game dewasa yang sebelumnya bisa dijual bebas di negeri itu akan menjadi benda terlarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk bisa terwujud, rancangan itu harus disetujui dalam satu kali lagi sidang nasional parlemen. Selain itu, Presiden Venezuela juga harus menandatanganinya.
Entah berhubungan atau tidak, pada 2006 Presiden Venezuela Hugo Chavez pernah mengkritik game Mercenaries 2: World In Flames. Tapi kritik itu bukan karena konten kekerasannya, melainkan kisah penggulingan seorang diktator Venezuela di dalam game itu yang dianggap 'pesanan' pemerintah AS.
(wsh/wsh)