National E-Sport Gaming Competition adalah salah satu kegiatan yang digelar dalam acara tersebut. Melibatkan 110 tim peserta di mana setiap tim terdiri dari lima orang peserta. Para peserta berasal dari pelajar dari Bandung, Jakarta, Jogya dan kota-kota lainnya.
"Kita memang sengaja merangkul pelajar," tutur panitia acara, Felix Tanujaya. Walaupun diakui Felix 75 peserta berasal dari Bandung. Event ini sendiri digelar memang untuk mendukung pengembangan teknologi di bidang pendidikan. Sebanyak 65 PC yang didukung Biostar pun disediakan untuk kompetisi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengikuti kompetisi skala nasional ini peserta tidak dipungut bayaran. Barangkali hal ini pula yang membuat antusisme para pelajar untuk berpartisipasi cukup tinggi.
Diharapkan nantinya akan mencetak pemain baru di bidang game. Sekaligus menepis anggapan miring tentang game. Ditambahkan Felix, sang juara? nantinya akan dikontrak secara eksklusif untuk maju ke ajang nasional.
Selain kompetisi games, dalam acara ini juga akan ada National Overclocking Competition atau kompetisi yang khusus di bidang komputer. Kompetisi yang melibatkan pelajar lainnya yaitu Art Creativity Contest bertajuk "MY Technology Dream". Di mana para peserta akan ditantang untuk merakit sesuatu yang sudah disediakan oleh panitia agar menjadi produk yang kreatif. Digelar juga Education Fair, talkhow, lomba band dan dance, live musik, kuis. Semua kegiatan ini melibatkan pelajara SMP, SMU dan universitas.
(ema/afz)