Memang, grafis dalam game ini mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan versi sebelumnya. Baik area balap, kendaraan ataupun penampilan karakter telah dirombak habis oleh Codemasters.
Sensasi pertama mencicipi game ini pun terasa menyenangkan. Momen-momen pertama detikINET dalam game ini yang paling berkesan adalah ketika menjajal adu cepat di trek reli Baja, California.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat beraksi, bagian yang paling mengasyikkan adalah ketika pemain ngebut melewati kubangan air. Cipratan air plus lumpur beserta butiran debu terasa lebih 'hidup' jika dibanding game terdahulu. Jika menggunakan sudut pandang dari dalam kokpit, lumpur untuk beberapa saat akan menutupi kaca depan dan pandangan pengemudi akan terkacaukan sesaat sambil menunggu wiper mobil membersihkannya.
Agaknya hal tersebut tercapai berkat dukungan DirectX 11 yang dimiliki Dirt 2. Nah, bicara mengenai grafis, ternyata ada opsi untuk melakukan Benchmark di dalam game ini pada menu utama pemilihan tingkat kualitas grafis.
Hasil benchmark yang dilakukan pada sistem yang digunakan detikINET pun cukup mengagetkan. Intel Core i7 965 dengan kartu grafis Digital Alliance GTX 275, hanya mendapatkan rata-rata Frame per Second (FPS) 54, untuk bermain di resolusi 1900 X 1200, Ultra Detail dengan 4x MSAA.
Rupanya, seperti game terdahulunya, DiRT 2 juga membutuhkan hardware yang sangat perkasa agar dapat berjalan dengan mulus.
Lalu seperti apa detail sistem permainan serta kualitas grafis DiRT 2, jika disandingkan dengan ATI Radeon 5000 series? Nantikan tulisan selanjutnya di detikINET. (eno/wsh)