Game itu bertajuk Go Home Ball, sebuah game puzzle sederhana berbasis aturan fisika (physics). Game tipe ini biasanya meminta pemain untuk menyusun sebuah 'jalur' untuk mencapai garis finish --ingat Cargo Bridge?.
Nah, dalam Go Home Ball ada perbedaan yang cukup mencolok. Alih-alih membuat jalur terencana, pemain juga akan diuji ketangkasannya dalam menempatkan elemen penyusun jalur tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tugas pemain adalah menempatkan elemen yang membantu bola itu agar tidak jatuh ke jurang dan juga untuk bisa mengambil semua bintang pada setiap level. Uniknya, elemen itu ditempatkan bersamaan dengan permainan dan hanya punya waktu dua detik untuk aktif.
Misalnya sebatang kayu yang bisa berfungsi sebagai jembatan. Pemain bisa memutarnya lalu menutup celah di jalur bola, namun setelah dua detik batang kayu itu akan hilang.
Untuk menutup celah berikutnya pun pemain harus menunggu batang kayu yang pertama hilang. Akibatnya, jari-jemari harus cukup tangkas menggerakkan mouse ke lokasi yang diinginkan pada saat yang tepat.
Selain kayu, elemen yang tersedia pada level-level berikutnya adalah pegas dan sarung tangan. Pegas digunakan untuk melontarkan bola sedangkan sarung tangan dapat mendorong bola ke arah yang diinginkan.
Ingin melatih otak sekaligus ketangkasan? Coba Go Home Ball di situs Fizzlebot
(wsh/wsh)