Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tips Fotografi
Yuk, Membuat Foto Unik Saat Jalan-jalan
Tips Fotografi

Yuk, Membuat Foto Unik Saat Jalan-jalan


Penulis: Enche Tjin - detikInet

(Foto: Enche Tjin)
Jakarta - Sebelum berangkat jalan-jalan, biasanya kita telah memiliki gambaran untuk membuat foto tertentu. Matahari terbit di bukit Stumbu dengan kabut-kabut pagi dan siluet candi Borobudur di kejauhan, matahari terbit di pantai Sanur, Bali dengan gazebonya sebagai latar depan, matahari terbenam di pantai Sawarna dengan karang besar yang ikonik.

Oke-oke saja sudah memiliki keinginan seperti itu, tapi masalahnya jika kita berhenti hanya sampai disana, foto-foto kita paling-paling sama dengan foto-foto yang dibuat oleh fotografer atau wisatawan lainnya.

Fotografi memberikan kesempatan kepada kita untuk lebih dari sekadar ikut-ikutan orang lain. Kita bisa mencari sudut pandang yang unik, dan pencahayaan yang dramatis, pola dan corak beraneka ragam yang merupakan khas dari tempat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kita juga bisa memasukkan emosi dan pemikiran kita dalam komposisi foto. Ide ini mudah secara teori tapi belum tentu secara praktiknya. Saya akan berbagi beberapa ide yang mungkin bisa dipakai saat traveling akhir tahun ini.

Cari Titik Pandang yang Berbeda

Kalau mencari foto tentang kawah putih, Jawa Barat, kebanyakan foto terlihat mirip-mirip. Kawah putih memang tidak begitu luas sehingga sudut pengambilan biasanya kurang bervariasi.

Jika datang di akhir pekan dan agak siang, akan sulit membuat foto yang menarik karena daerah kawah putih penuh dengan wisatawan. Menjelang pulang, salah satu teman kami hilang, kabarnya masuk ke hutan, maka ada beberapa teman lain mencarinya.

Usaha mencari teman yang hilang tersebut sia-sia, tapi malah menemukan sudut pandang kawah putih yang menarik dari atas bukit. Saya diberitahu bahwa ada spot di atas yang menarik dan kemudian saya coba naik dan memang spot tersebut menarik.



Saya tidak pernah melihat sudut pandang ini sebelumnya di internet dan juga membuat wisatawan-wisatawan di kawah menjadi kecil dan tidak terlalu mengganggu.

Memotret Orang Lokal

Orang-orang yang kita jumpai saat jalan-jalan seringkali merupakan orang-orang yang fotogenik karena memiliki raut wajah, fisik dan budaya yang berbeda dengan kita.

Di berbagai tempat wisata, ada orang yang sebenarnya model profesional, yang berdandan dan berpakaian khusus untuk menarik perhatian penghobi foto.

Jika kita memotretnya, mereka akan meminta imbalan uang. Menurut saya, yang lebih menarik dan otentik jika kita memotret orang lokal yang apa adanya.



Karena orang lokal tersebut bukan model, jika kita memintanya untuk berpose tentunya yang kita dapatkan adalah pose yang kaku. Saya lebih suka memotret secara candid sehingga lebih alami. Dan saya juga tidak perlu membayar mereka.

Masukkan Suasana ke Falam Foto

Supaya foto kita benar-benar unik, salah satu cara yang efektif adalah memasukkan perasaan atau mood ke dalam foto. Selain komposisi, olah digital juga dapat secara efektif membuat foto kita memiliki suasana tertentu.

Saat melihat foto di bawah ini, Anda akan merasa suasana yang dingin karena warnanya didominasi dengan warna biru. Di foto yang lain, nuansa mistis kental karena adanya asap kabut, tempat yang sepi dan konversi foto hitam putih.



Sebenarnya, kedua tempat ini warna warni dan cukup ramai dengan wisatawan. Dengan mengisolasi subjek foto dan mengubah warna, kita dapat mengkomunikasikan suasana hati kita ke pemirsa.

Selamat memotret!


Yuk, belajar fotografi, editing dan ikut tur fotografi dengan infofotografi.com

(ash/ash)






Hide Ads