Oppo Find X9 Ultra adalah ponsel flagship dengan konfigurasi kamera dan lensa yang sangat lengkap dan berkualitas.
Meluncur di Indonesia sejak 26 Mei 2026, Find X9 Ultra punya 4 kamera belakang. Dua kamera utamanya memiliki image sensor 200MP. Kamera utamanya memiliki image sensor berukuran besar, ekuivalen 23mm f/1.5 dengan image sensor 1/1.12" dan yang telefoto ekuivalen 70mm f/2.2 (3x zoom) memiliki image sensor 1/1.28 inci. Kualitas kedua kamera ini sangat bagus dalam menangkap detail di kondisi terang maupun kurang cahaya.
Dua lensa lainnya yaitu ultrawide ~14mm f/2 dan lensa telefoto periskop ~230mm (10x zoom) dengan bukaan f/3.5. Meskipun bukaan lensa 10x zoom relatif kecil, tapi lensa ini merupakan pembeda dari ponsel-ponsel flagship lainnya yang biasanya hanya memiliki telefoto sekitar empat atau lima kali zoom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari perspektif fotografer profesional atau mahir, lensa 10x ini tidak terlalu spesial, karena ukuran image sensornya 1/2.75" saja, kurang lebih seperti kamera compact travel zoom, tapi Bisa dimaklumi karena ruang ponsel yang sangat terbatas.
Tapi spek saja tentu belum menentukan kualitas sebenarnya, harus dicoba dan dilihat dulu hasilnya. Apalagi sekarang pemrosesan gambar yang dibantu AI sudah sangat canggih. Jadi hasilnya bisa saja tetap bagus dan tajam.
Kebetulan, untuk review kali ini saya diajak oleh Oppo bersama beberapa teman media ke acara musik Java Jazz, kesempatan terbuka lebar untuk menjajal lensa telefoto ini.
Telefoto Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Telefoto Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Kami tiba di tempat sore hari kemudian lanjut sampai malam. Jadi cahaya yang saya hadapi tidak terlalu cerah tapi tidak bisa dibilang gelap.
Sebelum matahari terbenam, hasil foto terlihat cukup bagus dan alami. Saat memotret, sebenarnya saya ingin lebih banyak menggunakan lensa ~70mm atau 3x zoom tapi sepertinya masih terlalu jauh, jadi sebagian besar akan menggunakan 10x zoom.
Suasana konser dipotret dengan Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Review Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Kesulitan mulai saya hadapi saat matahari sudah terbenam dan penyanyinya bergerak secara energik di atas panggung. Otomatis saya harus menaikkan shutter speed dan ISO. Hasil foto kalau diperbesar terlihat kurang mulus atau lebih banyak noise yang muncul. Tapi secara umum, masih oke relatif terhadap kamera ponsel lainnya.
Suasana konser. Foto: Dok Enche Tjin |
Suasana konser. Foto: Dok Enche Tjin |
Suasana konser. Foto: Dok Enche Tjin |
Crop dari foto di atas. Foto: Dok Enche Tjin |
Panggung di dalam ruangan lebih menarik karena lightingnya lebih dramatis. Di kondisi cahaya yang sangat kontras ini, Oppo ini sering menyarankan untuk menggunakan mode panggung, dan secara umum hasil exposure/gelap terangnya oke dan membuat saya menggunakan mode panggung selama di Java Jazz malam itu.
Pengalaman yang agak sedikit mengganggu saya hadapi sesaat setelah memotret langsung meninjau hasil foto, gambarnya awalnya akan terlihat blur, perlu diproses dulu beberapa detik baru kita bisa melihat hasil foto yang lebih tajam dan detail. Sepertinya, Oppo sangat mengandalkan AI untuk memproses hasil fotonya. Hasilnya secara sekilas bagus baik terang gelap dan warnanya, kalau diperbesar fotonya, kadang terlalu terlalu mulus, sempurna tapi ada kesan kurang realistis.
Suasana konser dengan mode panggung. Foto: Dok Enche Tjin |
Foto konser dengan mode panggung Foto: Dok Enche Tjin |
Crop dari foto di atas Foto: Dok Enche Tjin |
Hasil foto portrait dengan lensa 3x zoom (~70mm) dengan sumber cahaya matahari sangat baik, warna kulit sedikit kemerahan jadi warna kulit terlihat sehat, enak dilihat, dan seleksi rambut untuk simulasi bokeh juga terlihat alami dan presisi.
Hasil foto potrait Foto: Dok Enche Tjin |
Hasil crop dari foto di atas Foto: Dok Enche Tjin |
Hasil foto potrait Foto: Dok Enche Tjin |
Hasil crop dari foto di atas Foto: Dok Enche Tjin |
Untuk foto pemandangan di tepi pantai, kualitas gambar dari segi warna dan detail sangat bagus menjelang matahari terbenam, tapi setelah matahari terbenam, cahaya berkurang dan detail juga otomatis berkurang, terutama kalau menggunakan kamera yang image sensornya agak kecil seperti telefoto 10x.
Foto pemandangan dengan Oppo Find X9 Ultra. Foto: Dok Enche Tjin |
Detil foto pemandangan dengan Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Crop dari foto di atas Foto: Dok Enche Tjin |
Foto pemandangan dengan Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Mode biasa (HDR auto) Foto: Dok Enche Tjin |
Mode siluet. Foto: Dok Enche Tjin |
Soal desainnya, Oppo ini menurut saya keren, mirip dengan kamera medium format Hasselblad, lengkap dengan logonya, jadi sekilas seperti ponsel buatan Hasselblad.
Oppo juga menyediakan varian warna orange kalau teman-teman ingin desain yang lebih simple dan netral. Yang menarik dalam desainnya, adalah adanya slide bar orange yang bisa untuk mengganti setting dan juga bisa jadi tombol jepret/shutter. Tapi posisinya menurut saya kurang ke kanan sedikit.
Casing warna coklat yang disediakan menurut saya kesannya biasa saja, membuat ponsel ini kelihatan lebih low key. Di bagian dekat kameranya, bentuk casingnya bersegi/poligonal bukan bundar, memberikan akses yang sedikit unik. Seperti seri Ultra lainnya, harusnya Oppo ini juga punya shooting grip dan juga telefoto converter, tapi saya belum pernah coba jadi belum bisa kasih komentar di review ini.
Oppo Find X9 Ultra Foto: Dok Enche Tjin |
Dengan casing coklat Foto: Dok Enche Tjin |
Meskipun termasuk ponsel dengan kamera yang keren, tapi Oppo Find X9 ini bukan tanpa kelemahan, beberapa yang saya temukan adalah ketergantungan pada computational photography dan AI untuk membuat foto terlihat lebih tajam, terlihat lebih detail, dan proses ini tentunya memakan waktu dan tenaga ponsel.
Saat memotret subjek yang bergerak di Java Jazz, kadang saya merasa momen saat menjepret dan yang tertangkap agak berbeda. Sepertinya kamera mengambil foto berturut-turut dan kemudian memilih yang paling bagus, bukan saat kita menekan shutter.
Bagaimana kalau Ultra ini dibandingkan dengan Oppo Find X9 yang Pro? Menurut saya yang ultra ini signifikan lebih baik kameranya, terutama di bagian telefoto 3-10x zoom. Ya tentunya harga yang Ultra ini lebih tinggi dan ukurannya lebih besar.
Harga Oppo Find X9 ultra ini mulai dari Rp 28 juta untuk varian 512GB dan Rp 31 juta untuk varian 1TB. Dengan harga segitu, Oppo Find X9 Ultra termasuk ponsel premium kelas atas di tahun 2026 ini. Lantas, apakah ponsel ini layak dibeli teman-teman yang hobi fotografi? Saya rasa kembali ke masing-masing, apakah membutuhkan lensa telefoto yang bagus dan bisa menjangkau subjek yang sangat jauh misalnya untuk konser, olahraga dan satwa.
(fay/fyk)
























