Motret Konser Pakai Kamera Ponsel, Ini Triknya

Motret Konser Pakai Kamera Ponsel, Ini Triknya

Yudistira Imandiar - detikInet
Minggu, 22 Mar 2020 10:05 WIB
Fotografi kamera ponsel
Foto: Dok. OPPO Indonesia
Jakarta -

Nareend Khameswara punya banyak pengalaman soal fotografi konser. Beberapa musisi ternama, seperti Raisa Andriana, Afgan Syahreza, grup Svmmerdoze mempercayakan Nareend untuk menjadi juru dokumentasi.

Ternyata dalam mengabadikan momen panggung para musisi, dia tidak melulu menggunakan kamera profesional. Untuk beberapa keperluan, Nareend mengambil gambar dengan ponselnya.

"Dalam profesi gue ini, gue menggunakan smartphone untuk banking foto. Hasilnya tentu ada yang bagus ada yang tidak," kata Nareend kepada detikINET beberapa waktu lalu.

Nareend menambahkan, pencinta fotografis bisa mengambil foto konser yang bagus dengan kamera ponsel. Foto panggung, kata dia, tidak melulu mengabadikan potret detail dari performer. Ada beberapa angle foto yang bisa diambil dengan ponsel, seperti kemegahan panggung, warna-warni lighting, hingga suasana konser.

Mengenai angle foto, perlu disesuaikan dengan posisi di area konser. Selain itu, cermati juga lighting panggung untuk mendapatkan pencahayaan yang apik.

"Kalau misal dia (penonton) dekat bibir panggung, otomatis dia akan mendapatkan figur dari performernya lebih jelas. (Jika jarak panggung agak jauh) jenis foto yang bisa diambil mungkin lighting panggung, kemegahan panggung, dan ambience," imbuh Nareend.

Saat memotret konser khususnya di malam hari dengan kondisi cahaya minim, Nareend menyarankan pengguna smartphone menggunakan mode manual jika tersedia. Dengan begitu, pengaturan cahaya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan.

"Oke kalau di konser sih ISO gak lebih dari 1.000. kalau lebih biasanya over atau noise. Terus (shutter) speed diusahakan 150-250, karena kalau di bawah itu (gambar) akan bergerak (shaking). (Performer) biasanya bergerak dengan cepat. Paling nggak kalau kita taruh (shutter speed) di 200 momen freeze-nya dapat," ulas Nareend.

Dia juga menjelaskan, sebaiknya tidak menggunakan zoom terlalu besar karena akan membuat gambar pecah dan bisa kehilangan momen saat penampil bergerak cepat. Agar didapatkan fokus yang jelas, kata Nareend, ambil foto ketika penampil dalam posisi diam, karena dengan smartphone sedikit sulit mendapatkan gambar dalam keadaan objek bergerak.

Nareend pun mengungkapkan impresinya menggunakan OPPO Reno3. Menurutnya, Reno3 cukup mumpuni untuk mengambil gambar di atas panggung.

"(Di OPPO Reno3) Suka (mode) manualnya sih, karena dengan manual kita bisa improvisasi. Manualnya ada (pengaturan) ISO, aperture, (shutter) speed, dan fokus," ulas Nareend.

Sekadar diketahui OPPO juga membekali kameranya dengan sejumlah fitur menarik. Ada Ultra Dark Mode yang menjanjikan foto terang di kondisi kurang cahaya. Lalu ada fitur 5x Hybrid Zoom dan 20x Digital Zoom. Membuat objek yang cukup jauh dapat terpotret dengan kualitas yang baik.

Namun yang menarik ponsel ini punya fitur 108MP Ultra Clear Image yang memungkinkan Reno3 akan mengambil foto multi-frame dan melalui kecerdasan buatan akan secara otomatis digabungkan. Hasilnya gambar asli dengan pixel yang rendah akan diubah menjadi gambar dengan resolusi tinggi, tajam, dan jelas.

OPPO membuka pre-order tahap kedua hingga 26 Maret 2020. Sebelumnya pre-order tahap pertama pada 17-26 Maret Reno3 ludes dipesan. Pre-order tahap pertama konsumen mendapatkan bonus bluetooth speaker OASE S3 senilai Rp 1 juta. Sementara di pre-order kedua ini konsumen akan mendapatkan speaker bluetooth JBL GO (jumlah terbatas).

(prf/fay)