Jumat, 02 Nov 2018 12:18 WIB

Gagal Capai Target, Saham GoPro Merosot

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Raden Fadli Sumawilaga/detikINET Foto: Raden Fadli Sumawilaga/detikINET
Jakarta - GoPro mengeluarkan perkiraan jumlah pemasukan mereka untuk Q4 2018, yang angkanya di bawah perkiraan para analis. Hal ini memicu merosotnya nilai saham mereka.

GoPro memperkirakan pemasukannya pada Q4 berada di kisaran angka USD 360 juta sampai USD 380 juta, berada di bawah perkiraan analis yaitu USD 392,9 juta. Menurunnya perkiraan ini dipicu oleh kamera anyar GoPro yang berharga murah.

Hal ini menyebabkan nilai saham mereka menurun 13% setelah penutupan pasar modal, yang harga per lembarnya ditutup pada angka USD 6,25, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (2/11/2018).


Beberapa tahun belakangan GoPro memang tengah berjuang untuk meningkatkan popularitas produk buatannya. Dulu GoPro bisa dibilang adalah salah satu kamera wajib untuk pencinta kegiatan outdoor yang membutuhkan action cam.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak pabrikan kamera lain yang ikut membuat action cam, sebagian di antaranya dijual dengan harga jauh lebih murah dari GoPro. Hal ini membuat penjualan GoPro terus menurun dan membuat laporan keuangan mereka tak terlihat bagus.




Tonton juga 'GoPro yang Tak Seperkasa Dulu':

[Gambas:Video 20detik]

(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed