Rabu, 26 Sep 2018 14:11 WIB

Panasonic Pamer Mirrorless Full Frame

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Setelah bertahun-tahun bertahan di kamera dengan format sensor Micro Four Third, kini Panasonic merambah kamera dengan format lain, yaitu full frame 35 mm dengan dua kamera anyarnya, S1 dan S1R di ajang Photokina 2018.

Panasonic menyebut Lumix S ditujukan untuk pengguna profesional, dan melengkapi kamera di lini itu dengan sejumlah fitur andalan seperti image stabilization baik di bodi maupun lensa, serta kecepatan shutter yang tinggi dan kecepatan sinkronisasi flash yang juga tinggi.

Selain itu, electronic viewfinder (EVF) yang dipakai diklaim pabrikan Jepang itu berkualitas tinggi, hampir mendekati penglihaan manusia. Sayangnya, S1R yang punya sensor 47 megapixel dan S1 dengan sensor 24 megapixel baru akan tersedia pada musim semi 2019 mendatang.


Saat ini Lumix dengan format Micro Four Third populer di kalangan videografer. Nantinya fitur-fitur yang ada di Lumix S pun sepertinya akan menarik bagi mereka, karena punya berbagai fitur seperti perekaman video 4K dengan frame rate 60fps dengan dual image stabilization.

Panasonic juga menjanjikan ketahanan kamera anyar itu sangat tinggi, dan menyebut Lumix S sudah dicoba dioperasikan di Kutub Selatan. Kamera itu bisa berfungsi normal di suhu -40 derajat Celcius, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (26/9/2018).

Dengan kehadiran Lumix S, Panasonic pun perlu merilis jajaran lensa baru sesuai dengan mounting kamera anyar tersebut. Pada awalnya ada tiga lensa bikinan Panasonic, yaitu 50mm f/1.4, 24-105mm, dan 70-200mm.

Panasonic juga menjanjikan akan merilis 10 lensa tambahan dalam rentang setahun setelah peluncuran tersebut. Tak cuma itu, Panasonic pun membentuk aliansi baru bersama Leica dan Sigma untuk memperluas pilihan lensa di kamera anyar tersebut.

Tak banyak informasi spesifikasi mengenai kedua kamera anyar ini, begitu pula dengan harganya. Namun mengingat kamera ini ditujukan untuk kalangan profesional, maka kemungkinan harganya akan tinggi juga. (asj/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×
World Now
World Now Selengkapnya