"Dulu waktu kami masuk tahun 2011, posisi 10 besar pun tak masuk," ujar Wawan Setiawan, Electronic Imaging Sales Manager Fujifilm Indonesia saat X-T2 Expedition di Pulau Komodo, Rabu (24/8/2016).
Namun pada Q2 2016 yang berakhir pada bulan Juni lalu, berdasarkan data GfK, Fujifilm mempunyai market share terbesar untuk pasar kamera mirrorless di Indonesia, dengan market share sebesar 33%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk terbaru Fuji yang akan segera dijual di Indonesia adalah X-T2, tepatnya akhir September mendatang. Untuk menguji kemampuan kamera tersebut, Fuji menggelar acara Expedition X-T2 yang dilakukan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, 22-25 Agustus 2016.
X-T2 menggunakan sensor serupa dengan X-Pro2, yaitu X-Trans CMOS III APS-C dengan resolusi 24,3 megapixel. Sensor ini ditemani dengan prosesor X anyar yang bisa menghasilkan autofokus yang lebih gegas dan tepat dengan 325 titik, karena menggunakan aloritma yang lebih pintar.
X-T2 juga bisa merekam video 4K dengan frame rate 24, 25 maupun 30 fps. Sementara video 1080p-nya bisa merekam dengan frame rate maksimal 60 fps. Durasi rekaman 4K adalah 10 menit dan 15 menit pada resolusi 1080p.
(asj/fyk)