Bandrolnya yang mencapai USD 999 tentu terbilang tinggi untuk seri kamera prosumer ini. Namun perlu diingat, kamera ini tergolong premium, dilihat dari berbagai sisi, baik fitur maupun spesifikasinya.
Fiturnya sangatlah lengkap, sebut saja WiFi, NFC, tahan air, LCD 3,2 inch yang bisa diputar serta kemampuan merekam video 1080p di 60 fps. Selain itu ada juga image stabilization 5 axis, dan port audio untuk headphone dan mikrofon eksternal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun penggunaan lensa sapu jagat itu harus ditebus dengan ukuran sensor yang mengecil. Sensor G3X hanya berukuran 1 inch yang dilengkapi dengan DIGIC 6 prosesor gambar, dibanding dua pendahulunya dengan sensor 1,5 inch.
Canon G3X akan mendapat perlawanan ketat dari Sony, yang baru-baru ini juga merilis beberapa kamera compact premiumnya, antara lain RX10 II dan RX100 Mark IV, seperti dilansir The Verge, Kamis (18/6/2015).
RX10 II yang dibanderol USD 13.000 punya kemampuan merekam video dalam mode super slow motion, dan bisa juga merekam video 4K. Kamera ini juga punya bukaan diafragma yang konstan di f/2.8.
(asj/ash)