Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
@boylagi, Selebgram yang Jago Bikin Hashtag

@boylagi, Selebgram yang Jago Bikin Hashtag


Ari Saputra - detikInet

@boylagi di sela-sela diskusi di pameran Focus. (Ari Saputrai/detikINET)
Jakarta -

Bukan selebriti betulan. Namun ngetop di Instagram dan berbagai media sosial. Jago bercerita lewat foto, caption dan dikumpulkan dalam hastag alias tagar yang unik. Ia menamakan diri @boylagi, nama panggung yang membuat para follower-nya selalu menanti update foto di Instagram.

Foto Pink Floyd yang cukup ikonik hasil bidikan Storm Thorgesrson memperlihatkan keempat personil grup band asal Inggris itu menutup muka. Meski bukan foto utama dan terlihat hanya bercanda, foto Syd Barrett, Nick Mason, Roger Waters, dan Richard Wright dirilis tidak lama dengan peluncuran album pink Floyd pada tahun tersebut, di era 1970an.

Berpuluh-puluh tahun kemudian, foto dengan gaya malu-malu ini kembali muncul. Bahkan ramai di instagram dengan hastag #aksimenutupmuka sejak beberapa bulan terakhir. Kebetulan ataukah sengaja?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut si pembuat hashtag ini, tidak ada faktor kesengajaan. Bahkan hanya iseng saat memotret anak kecil.

"Saya hanya melihat anak saya suka menutup muka kalau difoto, setelah foto cantik dan gaya bebas. Ternyata menarik dan saya upload di Instagram. Saya kasih hashtag #aksimenutupmuka dan banyak yang ikut dengan hashtag serupa," kata Boy Hardianto atau yang beken dengan akun Instagram @boylagi.

Hashtag tersebut merupakan satu dari sekian hashtag yang dipopulerkan @boylagi. Tujuannya untuk mengumpulkan foto-foto dengan tema serupa. Sehingga para pengguna instagram lebih mudah saat mencari foto dengan kategori tertentu.


Keterangan foto: @boylagi memberi tips n trik untuk membuat foto unik instagram di pameran Focus. (Foto: Ari Saputra)

"Hashtag itu buat mencari tema dengan gampang. Kalau ingin mencari tema coffee shop, tinggal ketik saja sudah keluar semua," tukas @boylagi saat ditemui detikINET di sela-sela pameran fotografi Focus di JCC Jakarta.

Hanya saja, banyak yang salah kaprah dengan hashtag. Tak sedikit yang beranggapan semakin variatif tagar akan semakin banyak jumlah 'like' yang dipetik dari pengguna Instagram. Alhasil, saking banyaknya tagar yang dibuat dalam keterangan foto, hampir sulit dibedakan antara caption dengan hashtag,

"Hashtag tidak berpengaruh pada follower atau jumlah 'like' dari foto yang di-upload. Misalnya kalau membuat hashtag #coffeeshop, akan muncul ribuan foto yang sama. Foto kita akan numpuk. Bahkan ada yang nggak relevan atau biasa yang disebut nyampah," ucap pria yang suka traveling ini.

Kalau bukan karena hashtag, kenapa followers @boylagi bisa membludak hingga 41.000 Instagramer. Jumlah yang tidak sedikit sehingga mendorong salah satu produsen kamera asal Korea mengendorse @boylagi.

"Awalnya dari banyak teman di dunia nyata. Kemudian main Instagram, banyak ngelike foto orang, kemudian di-like balik. Paling ya bagus-bagusin di caption foto yang unik dan menarik. Sering-sering ngumpul di acara Instameet. Lama kelamaan follower-nya tambah banyak," tukas @boylagi yang bermain Instagram sejak 2,5 tahun lalu.


Keterangan foto: Salah satu acara Instameet di Pelabuhan Sunda Kelapa. (Foto: @boylagi)

Meski selalu berkelit dengan sikapnya yang rendah hati, ternyata yang membuat foto-fotonya disukai banyak orang memang karena fotonya yang menarik. Dari landscape, portrait, traveling semuanya dibuat dengan jeli dan bikin penasaran. Beberapa angle dan komposisinya di luar mainstream dan muncul tidak terduga meski memotret di lokasi yang sudah jamak.

Bahkan, untuk foto-foto narsis, @boylagi membuatnya dengan atraktif. Tidak sekadar foto pose tetapi dibingkai dalam cerita yang tidak membosankan.

"Seperti di Kota Tua Jakarta, akan muncul foto-foto yang hampir sama. Saya mencari angle yang kreatif supaya berbeda. Kemudian diedit dan bermain layer dengan tepat. Kalau foto pribadi, dicari yang unik saja," tandas @boylagi menutup perbincangan.

Baca juga: Resep Rahasia Jadi Selegram ala @boylagi

(Ari/ash)







Hide Ads