Hal itu, seperti yang detikINET kutip dari Ubergizmo, Sabtu (31/5/2014), karena Leica lebih mementingkan kualitas dibandingkan dengan berusaha memasukkan teknologi canggih nan rumit ke dalam produknya.
Bertolak belakang dengan hal tersebut, muncul kabar bahwa Leica sedang mengembangkan layanan cloud storage untuk fotografer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu diungkapkan oleh bos Leica Andreas Kaufmann, yang mengatakan, "Saat ini Leica sedang memikirkan inovasi mengenai hal lain, contohnya file foto. Saya yakin kalian semua memiliki memori card, hard drive, Dropbox dan sejenisnya. Namun itu semua belum bisa mengakomodir kebutuhan fotografer secara spesifik".
Namun Leica tidak akan sendirian dalam mengembangkan layanan cloud storage ini. Mereka akan mencari partner, karena layanan semacam ini bukanlah area keahlian mereka.
Kauffmann menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai layanan ini akan diberikan saat Photokina, yang akan digelar di Jerman 16-21 September 2014.
(ash/ash)