Tidak salah jika pemerintah provinsi Jawa tengah menjadikan Jumog Waterfall sebagai salah satu tujuan wisata dalam rangka Visit to Jateng. Udara sejuk, pemandangan yang asri dan masih terkesan alami membuat suasana menjadi indah.
Keindahan Jumog inilah yang mampu direkam dengan apik dalam lensa kamera oleh Buyung Sukananda untuk merebut jawara kontes FotoStop b edisi Maret bertema 'Favourite Place'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika sampai di Jumog, kita tidak langsung bisa ke tempat air terjunnya, akan tetapi kita dihadapkan dengan menuruni anak tangga yang berjumlah sekitar 116 anak tangga, menyusuri sungai kecil tapi jangan kawatir semuanya sudah dibuatkan jalan jadi keslamatan kita terjamin," ungkap Buyung.
Tentang hasil jepretannya, Buyung memberi judul 'My peace'. Ia beranggapan, 'damai' kata itu yang pertama diucapkan ketika melihat air terjun Jumog, dan hanya bisa terpikat oleh kasih Tuhan yang telah menciptakan keajaiban yang ada di bumi ini.
"Semua lelah, letih, capek terbayar lunas dengan melihat jumog waterfall dan mengabadikan setiap sudut air terjunnya. Yang menjadi harapan saya adalah setiap pengunjung wajib menjaga kebersihan di jumog waterfall," tandas pemegang Nikon D90 ini.
Enche Tjin, konsultan fotografi detikINET menambahkan, untuk lomba bertema 'Favorite Place' ini, ia memilih foto berjudul 'My Peace' lantaran memotret air terjun dan menggambarkannya dengan baik itu tidak mudah. Terutama air terjun yang cukup terkenal seperti air terjun Jumog.
"Kesulitannya biasanya adalah bagaimana memotret supaya tidak ada wisatawan lain yang mengganggu atau adanya sampah, papan petunjuk arah atau hal-hal lain yang dapat mengurangi keindahan dan keasrian subjek foto," lanjut Enche.
"Foto ini diambil dengan teknik slow speed dan komposisi yang baik dan yang terpenting suasana sejuk dan asrinya terasa," pungkasnya.
Kartini di Era Digital
Ingin seperti Buyung, berhasil menjadi jawara FotoStop detikINET dan mengantongi Rp 500 ribu? Ayo ikuti kontes FotoStop untuk bulan April: Kartini di Era Digital.
Raden Adjeng Kartini memang telah lama berpulang. Namun wanita asal Jepara ini selalu menjadi sosok penyemangat para wanita Indonesia, tak terkecuali di era digital sekarang ini.
'Kartini di Era Digital' pun dipilih untuk menjadi tema kontes FotoStop untuk bulan April.
Silakan Anda berkreasi untuk mempersepsikan bagaimana sosok Kartini di era digital sekarang ini. Buat semenarik mungkin, jangan yang mainstream alias biasa-biasa saja.
Foto yang paling menarik nantinya bakal diganjar hadiah uang senilai Rp 500 ribu.
Jadi ayo tunggu apa lagi, kirimkan hasil karya Anda ke galeri FotoStop detikINET di link berikut.
(ash/ash)