Di booth Canon, tak ada kamera DSLR baru yang dirilis di CP+ 2013. Ini berarti, publik masih harus menunggu kebenaran akan rumor mengenai EOS 7D Mark II atau EOS 70D yang sebelumnya ramai diperbincangkan di internet.
Demikian juga di kelas mirrorless. Sejauh ini, EOS M masih menjadi satu-satunya seri mirrorless dari Canon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di seri IXUS, ada Ixus 255 HS. Seri ini memiliki sensor CMOS 12,1MP serta DIGIC 5 imaging processor dengan ISO hingga 6400 dan 10x optical zoom.
Lantas ada Ixus 135 dengan pembekalan optical zoom 8x serta advanced WiFi. Ixus 140 adalah seri berikutnya yang diklaim sebagai kamera dengan WiFi yang memiliki bodi tertipis di dunia. Kamera ini dilengkapi dengan lensa 28mm dan optical zoom 8x, sama dengan yang dimiliki Ixus 132.
Di kelas PowerShot dimulai dengan A2600 yang memiliki LCD 3 inch, disusul A2500 dan diakhiri dengan A1400, model entry level dengan optical viewfinder yang ditenagai baterai -AA.
Tak luput pengunjung juga diberi kesempatan menjajal dan melihat PowerShot N yang mengusung konsep dan desain radikal yang telah dibahas sebelumnya. Beralih ke camcorder, ada Legria HF G25 dan Legria HF R46 yang dijejali kemampuan kontrol manual dan fitur auto.
Namun sejatinya, yang menjadi pusat sorotan di booth Canon adalah EOS 6D yang dirilis tahun lalu. Selain kamera full frame berbodi ringan ini, jajaran cinema EOS system Canon yakni C500, C300, C100, EOS-1DC juga menyedot perhatian. Pengunjung pun turut dipersilakan menjajal berbagai lensa keluaran Canon
Berikut suasana booth Canon di CP+ yang diselenggarakan di Pacifico, Yokohama Jepang:

Pengunjung sedang menjajal lensa Canon

Deretan kamera dari Canon termasuk EOS 6D

Canon siap memperkenalkan kamera PowerShot N di atas stage

PowerShot N
(sha/rns)