Saat menjumpai lensa yang setara dengan lensa 24-1200mm ini tak ayal kekhawatiran yang muncul adalah risiko foto menjadi blur.
Produsen kamera biasanya mengakali hal ini dengan membenamkan image stabilization. Fujifilm menjanjikan bahwa lensa zoom Fujinon ini memiliki sistem stabilization yang baru dan mampu mengurangi blur meski saat dipakai di close up yang ekstrim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lensa yang dipasang Fujifilm ini terdiri dari 17 elemen dalam 12 grup. Diklaim, lensa tersebut juga cocok untuk fotografi makro di mana bisa membidik obyek dari jarak 0,39 inch. Aperturenya sendiri ada di angka f/2.9-5/6.
Di FinePix SL1000 ini diberikan pula pengontrol zoom di barrel lensa. Ini adalah pengontrol zoom kedua, selain yang terdapat di sebelah tombol shutter seperti yang umumnya ada di kamera point-and-shoot.
Untuk ukuran kamera di kategorinya, SL1000 mengusung kemampuan yang lumayan. Dikutip dari Mashable, Rabu (9/1/2013), sensor BSI-CMOSnya mampu membidik foto hingga 16 MP, dengan ISO sampai 12.800 untuk membantu pemotretan low light.
Hal menjanjikan lainnya adalah Electronic viewfinder 920.000 titik, autofocus yang dikatakan hanya membutuhkan waktu 0,2 detik serta kecepatan bidikan continuousnya adalah 10fps dalam resolusi penuh.
LCD 3inchnya pun sudah dipasang yang jenis tilt alias bisa ditekuk untuk memudahkan pengambilan gambar dari angle yang sulit. Untuk mendapatkan kamera yang juga dijejali kontrol-kontrol manual dan filter foto ini, pengguna diwajibkan merogoh kocek sekitar USD 400.
(sha/ash)