Salah satu perusahaan kamera terbesar di dunia, Canon memangkas perkiraan (forecast) laba tahunan dan penjualannya. Selain permintaan yang melemah, keberadaan smartphone disebut-sebut juga berandil dalam hal itu.
Dikutip dari BusinessWeek, Senin (29/10/2012), Canon menurunkan forecast untuk model compact sebanyak 9,5% menjadi 18 juta unit. Lantas untuk kelas di atasnya, yakni model EOS, dipangkas 4,3% menjadi 8,8 juta unit.
Adapun untuk forecast profitnya, dipotong 6,4% menjadi 234 miliar Yen. Reuters melaporkan, permintaan yang melesu di Eropa dan sempat terhadangnya produksi di China pada bulan September akibat protes anti Jepang, menjadi pemicunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang dari pihak Canon sendiri menyinggung keberadaan ponsel pintar atau smartphone sebagai salah satu pemicunya.
Chief Financial Officer Canon, Toshizo Tanaka mengatakan, "Kami menurunkan proyeksi penjualan kamera karena lambannya perkembangan ekonomi dan meningkatnya pemakaian smartphone yang mengikis demand (permintaan)".
Gairah yang menurun pada bisnis kamera sudah diprediksi oleh market researcher IHS. Menurut IHS, penjualan kamera secara global akan turun sebanyak 4,3% pada tahun ini menjadi 115,2 juta unit.
(sha/ash)