Dikatakan oleh Lois Lebegue selaku Managing Director Kodak Asia Pacific Region, bahwa chapter 11 tersebut dilakukan salah satunya untuk melindungi aset-aset yang mereka miliki. Itupun hanya terjadi di Amerika, sedang untuk di pasar Asia,pengajuan itu tidak berdampak apa-apa.
"Asia jika dibandingkan dengan Amerika, memiliki kondisi yang berbeda. Di sini, kami tidak terpengaruh, kami benar-benar berada di bisnis yang normal," ujar Lois dalam acara temu media terbatas di Horizon Club Floor, Hotel Shangri La, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisnis kami malah berkembang dengan baik di Asia, dan menguntungkan," ujarnya. "Kami akan terus berinvestasi di sini, terutama di Indonesia," tambah Lois.
Di Asia perusahaan yang lebih dikenal dengan bisnis kameranya ini, memiliki sebanyak 4.000 pekerja dan 6 pabrik di lokasi yang berbeda. Ke depannya, transformasi bisnis akan mereka lakukan, yakni lebih ke digital printing. Sebab, mereka sudah tak lagi memproduksi kamera.
(sha/rou)