Sangarnya F-22 Raptor, Inspirasi Jet Tempur Indonesia-Korsel

FotoINET

Sangarnya F-22 Raptor, Inspirasi Jet Tempur Indonesia-Korsel

Lockheed Martin - detikInet
Selasa, 13 Apr 2021 19:12 WIB

Jakarta - KF-X/IF-X kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan disebut sebagai jet tempur generasi 4,5. Desainnya terinspirasi oleh F22-Raptor buatan Amerika Serikat.

F-22 Raptor

Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Chung Eui-yong dan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam proyek jet tempur KF-X/IF-X. KF-X disebut sebagai jet tempur generasi 4,5. Desainnya terinspirasi oleh F22-Raptor andalan Amerika Serikat yang merupakan jet tempur generasi kelima. Foto: Dok. Dephan AS

F-22 Raptor

F-22 Raptor merupakan jet tempur generasi kelima perdana yang dibuat oleh Amerika Serikat. Produsennya adalah Lockheed Martin dan terbang pertama kali pada 7 September 1997. Pesawat siluman segala cuaca ini bermesin ganda dan eklusif digunakan oleh Angkatan Udara AS. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

F-22 Raptor dirancang untuk superioritas udara dan sangat sukar dilacak oleh radar. Biaya pembuatan per unitnya mencapai USD 150 juta, salah satu yang termahal di dunia berkat berbagai macam kecanggihan yang disandangnya. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

F-22 Raptor dapat membawa banyak senjata. Terdapat tiga ruang senjata internal utama. F-35 bisa membawa sekitar 2,5 ton bom dan rudal tapi F-22 mampu membawa beban senjata lebih dua kali lipatnya. Maka, F-22 tak hanya memiliki fitur tempur yang luar biasa, tetapi juga ideal untuk melakukan misi tempur jangka panjang. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

F-22 Raptor ditujukan sebaai pengganti F-16 Fghting Falcon dan F-15 Eagle, sehingga mampu bertempur udara ke darat atau udara ke udara. Namun kemampuan terbaiknya memang peperangan di udara. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

Pada 23 September 2014, F-22 ditugaskan dalam misi tempur pertamanya. Jet siluman ini menyerang target darat ISIS di Suriah dan berhasil dilakukannya dengan baik. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

Karena teknologinya banyak yang rahasia dan dikhawatirkan ditiru militer lain, F-22 Raptor tidak boleh diekspor dan semata hanya dapat dipakai Angkatan Udara AS. Pesawat ini telah diproduksi sebanyak 195 unit. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

Kokpit F-22 Raptor lebih melindungi pilot dan yang pertama kompatibel dengan Night Vision Goggles. Juga ada sistem Helmet Mounted System untuk menambah konsentrasi pilot. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

Angkatan Udara Amerika Serikat pernah melarang terbang seluruh armada jet tempur F-22 miliknya di tahun 2011. Pelarangan itu dilakukan setelah muncul masalah dengan pasokan oksigen di sistemnya, namun kemudian dapat diatasi. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

F-22 Raptor diklaim lihai menghindari radar. Misalnya karena sayap utama dan sayap belakang F-22 sejajar dengan tepat, ia tampak sekecil lebah di radar sehingga sukar terlihat. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

F-22 Raptor sudah berhenti diproduksi sejak tahun 2011, salah satunya karena alasan mahalnya biaya pembuatannya. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor

Namun demikian sampai saat ini, ia masih jadi andalah militer AS. Foto: Lockheed Martin

F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
F-22 Raptor
(/)