Pesona Greenland, Pulau yang Disinari Matahari 2 Bulan

FotoINET

Pesona Greenland, Pulau yang Disinari Matahari 2 Bulan

Istimewa - detikInet
Senin, 19 Agu 2019 13:18 WIB

Jakarta - Greenland adalah pulau berselimut es yang penuh pesona dan juga keajaiban alam.

Foto dari akun Instagra @visitgreenland memperlihatkan keindahan Greenland sisi timur. "“Ketika hari panjang dan kami mengalami Matahari tengah malam, kadang kami merindukan langit pink semacam ini,” tulis caption-nya. Foto: Instagram

Ya, Greenland tiap tahun mengalami pancaran sinar Matahari selama sekitar 2 bulan penuh, dari 25 Mei sampai 25 Juli. Itu adalah fenomena 'matahari tengah malam' yang terjadi di lingkaran Arktik. Di saat itu, Matahari tidak pernah benar-benar tenggelam. Foto: Instagram

Pulau Es memang merupakan sebutan yang cocok buat Greenland, bukan pulau hijau seperti nama yang disematkan padanya. Pasalnya, hampir 80% permukaan Greenland diselimuti oleh es atau sekitar 660.200 mil persegi. Foto: Instagram

Hanya 20% dari seluruh luas Greenland ditinggali oleh manusia. Jalanan di sana pun tidak tersambung antar kota. Maka untuk bepergian ke area lain, direkomendasikan untuk memakai pesawat, helikopter atau perahu. Foto: Instagram

Kegelapan musim dingin, di mana cahaya Matahari per hari hanya berlangsung tiga sampai empat jam, terjadi antara pertengahan November sampai akhir Januari. Foto: Instagram

Fenomena istimewa lain adalah munculnya cahaya aurora borealis. Cahaya ini terlihat terutama pada musim gugur dan musim dingin, ketika malam lebih lama. Foto: Instagram

Hawa selalu dingin di sana, bahkan saat musim panas berlangsung. Suhu biasanya tidak akan melebihi 10 derajat Celcius. Foto: Instagram

Penampakan spektakuler cahaya aurora di atas Greenland yang menjadi salah satu atraksi wisata. Foto: Instagram

Begitu dinginnya udara mungkin membuat orang enggan pindah ke Greenland. Di awal abad ke-20, pertumbuhan populasinya praktis nol, menurut data Britannica. Saat ini, cuma ada 56 ribu orang tinggal di Greenland. Foto: Instagram

Kapal pemecah es di lautan Greenland. Foto: Instagram

Sekitar 90% populasi Greenland berasal dari ras Inuit. Mereka adalah pemukim awal Greenland yang sampai di sana paling awal pada 2500 SM. Wilayah itu lalu dijajah paksa oleh pemerintah Denmark di awal abad ke-18. Pada beberapa abad pertama Masehi, bangsa Viking juga berdatangan. Foto: Instagram

Greenland di beberapa peta tampak amat besar, bahkan berukuran sama dengan benua Afrika. Namun ternyata hal itu merupakan kasus klasik distorsi peta. Dengan ukuran 11.724.000 mil persegi, benua Afrika sejatinya 14 kali lebih besar dibandingkan Greenland. Foto: Instagram

Musim dingin yang amat menusuk. Foto: Instagram

Greenland memang teritori milik Denmark, tapi bisa dibilang mereka punya pemerintahan otonom sendiri. Denmark memberi subsidi sehingga seluruh warga mendapatkan fasilitas kesehatan, pendidikan dan pensiun secara cuma-cuma. Foto: Instagram

Ekonomi negara itu sudah lama berpusat pada perburuan di lautan Arktik dan Atlantik Utara. Makanan kesukaan mereka misalnya sup suasaat yang terbuat daging anjing laut, paus, rusa, atau burung laut. Foto: Instagram

(/)