12 Gempa Bumi Terbesar yang Mengguncang Abad 21

FotoINET

12 Gempa Bumi Terbesar yang Mengguncang Abad 21

Istimewa - detikInet
Minggu, 29 Jul 2018 14:36 WIB

Jakarta - Bencana alam seperti gempa bumi sering memakan banyak korban. Berikut adalah catatan 12 gempa bumi terbesar di abad 21 yang ramai dibicarakan di media sosial.

Gempa bumi berkekuatan 9,0 skala Richter mengguncang prefektur Tohoku, Jepang pada tahun 2011. Gempa bumi ini tidak hanya mengakibatkan tsunami setinggi 40 meter tetapi juga mendorong pulau Honshu sejauh 2,4 meter ke arah timur. Gempa bumi ini juga merusak pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima dan menyebabkan kebocoran radiasi. (Foto: Nature)
Chile diguncang gempa bumi berkekuatan 8,3 skala Richter pada 16 September 2015. Gempa bumi ini mengakibatkan memakan satu korban meninggal dunia dan satu juta penduduk harus diungsikan. Gempa bumi ini juga memicu peringatan tsunami. (Foto: CBS)
Setahun sebelumnya, Chile juga diguncang gempa berkekuatan 8,2 skala Richter. Gempa bumi ini memakan enam korban jiwa dan 900.000 penduduk harus dievakuasi ke zona aman. Gempa bumi ini juga memicu tsunami setinggi 1,8 meter. (Foto: Reuters)
Pada 7 September 2017, pesisir Meksiko diguncang gempa bumi dengan kekuatan 8,1 skala Richter. Setidaknya 32 orang meninggal dunia dan peringatan tsunami harus dikeluarkan. Presiden Meksiko, Peña Nieto menyebut gempa bumi ini sebagai yang terbesar yang pernah menghantam Meksiko dalam satu abad. (Foto: Reuters)
Pada 12 Mei 2008, gempa bumi berkekuatan 8,0 skala Richter mengguncang kota Sichuan, China. Gempa bumi ini merupakan salah satu yang terparah dalam sejarah, karena memakan korban jiwa sebesar 69.000. Gempa bumi ini kemudian diikuti 42.700 aftershock. (Foto: Twitter)
Kota Kaikoura yang merupakan daerah wisata di Selandia Baru diguncang gempa bumi berkekuatan 7,5 skala Richter pada 13 November 2016. Gempa bumi ini mengakibatkan tanah longsor dan pergeseran tanah, serta memicu dikeluarkannya peringatan tsunami. (Foto: ABC)
Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter mengguncang Nepal pada 25 April 2015. Lebih dari 4.000 orang meninggal dunia dan lebih dari 7.000 orang luka-luka. Gempa bumi ini juga menyebabkan longsor salju di base camp Gunung Everest yang menyebabkan 18 orang meninggal dunia. (Foto: NewsNation)
 
Pada 26 Oktober 2016, gempa bumi berkekuatan 7,5 skala Richter mengguncang kota Jarm di Afghanistan. Gempa bumi ini memakan 180 korban jiwa dan guncangan dirasakan di seluruh Asia Selatan. (Foto: Twitter @shakirazizi)
Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter mengguncang perbatasan Iran dan Irak pada 12 November 2017. Gempa bumi ini merupakan yang paling mematikan di tahun 2017, dengan korban meninggal sejumlah 402 jiwa dan korban luka-luka sejumlah 6.650 jiwa. Aftershock dari gempa ini dirasakan hingga Lebanon, Kuwait, Pakistan, dan Turki. (Foto: Twitter @iranplus) 
Kota Fukushima di Jepang kembali diguncang gempa bumi pada 26 Oktober 2013. Kali ini berkekuatan 7,1 skala Richter dan menyebabkan tsunami setinggi satu kaki di area dekat bencana pembangkit listrik tenaga nuklir yang disebabkan oleh gempa bumi tahun 2011. (Foto: Wikimedia)
Haiti diguncang gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter pada 12 Juli 2010. Gempa bumi ini memakan korban jiwa sejumlah 46.000 hingga 316.000 jiwa. Gempa bumi ini juga diikuti lebih dari 50 aftershock setelahnya. (Foto: Imgur)
Gempa bumi berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Taiwan pada 6 Februari 2018. Gempa bumi ini menyebabkan kerusakan di beberapa fasilitas umum seperti jembatan, jalan dan rumah sakit. Sebuah hotel berlantai 10 juga ambruk diakibatkan gempa. (Foto: Reuters)
(/)