Positif dan Negatif Jika Facebook Diblokir di Indonesia

FotoINET

Positif dan Negatif Jika Facebook Diblokir di Indonesia

istimewa - detikInet
Rabu, 18 Apr 2018 14:48 WIB

Jakarta - Kasus kebocoran data pengguna Facebook, termasuk di Indonesia, membuat gerakan #deleteFacebook ramai digaungkan. Andaikan diblokir, apa saja imbasnya bagi kita?

Tidak terpaku dengan smartphone, diblokirnya Facebook akan mengurangi kebiasaan pengguna yang sering lupa waktu bahkan melupakan orang-orang yang ada di sekitarnya karena keasyikan mengeksplore beragam konten yang ada di Facebook. (Foto: thinkstock)

Privasi data diri terjaga, tak sedikit pengguna Facebook khususnya di Indonesia yang kerap berbagi hal di Facebook salah satuya adalah informasi pribadi. Apalagi data pengguna Facebook di Indonesia mencapai 1 juta telah bocor, jadi dengan diblokirnya Facebook bisa membuat data diri aman. (Foto: Thinkstock)

Tidak ada aksi kejahatan sosial, Lewat fitur Messenger di Facebook kerap disalahgunakan banyak pengguna mulai dari aksi penipuan hingga penculikan. Selain itu pengguna yang kerap meunggah foto anak-anaknya dan berbagi lokasi bisa memudahkan penjahat dalam aksinya untuk melakukan tindak kejahatan. (Foto: thinkstock)

Terhindar dari penyakit stres dan depresi, Banyak pengguna merasa iri dan cemburu dengan postingan orang lain misal postingan jalan-jalan atau makan di tempat mewah, sehingga membuatnya membandingkan kehidupan pribadinya dengan orang lain. Hal inilah yang kadang memicu stres dan depresi. (Foto: thinkstock)

Tidak terpapar berita hoax dan tidak mudah terprovokasi, Facebook menjadi salah satu media yang mudah untuk menyebarkan segala berita dengan cepat dan tanpa adanya penyaringan. Buat pengguna yang gampang percaya tentu akan percaya dengan berita hoax sehingga mudah untuk diprovokasi atau di adu domba. (Foto: Gettyimages - Dan Kitwood)

Tentu ada hal-hal negatif jika Facebook diblokir, seperti berkurangnya media untuk penjualan bisnis. Facebook kerap digunakan sebagai tempat jual beli brang. Dengan sistem yang lebih praktis dan biaya murah, membuat para penjual menggunakan Facebook untuk menjangkau masyrakat Facebook dalam mengenalkan produknya. (Foto: GettyImages)

Sulitnya mencari teman lama, tidak dipungkiri hadirnya Facebook dapat menghubungkan kembali dengan teman-teman lama yang sudah tidak pernah bertemu bakan Facebook juga memudahkan kita untuk mendapatkan teman baru yang berada di berbagai belahan dunia. (Foto: thinkstock)

Tak ada lagi tempat belajar yang menarik, seperti diketahui Facebook memiliki segudang konten-konten menarik dan edukatif mulai dari unggahan video belajar memasak, menggambar dan masih banyak lagi. (Foto: unsplash)

Berkurangnya mendapatkan update dari berita dunia hingga teman, meski masih ada media lainnya untuk mendapatkan informasi berita namun Facebook menjadi salah satu tempat informasi yang paling banyak dibagikan oleh orang lain. Selain itu pengguna juga bisa kepo dengan update-an teman-temannya. (Foto: Facebook)

Tempat penyimpanan dan berbagi foto di internet berkurang, tak hanya unggahan update status atau berita. Pengguna juga kerap menggunakan Facebook sebagai tempat penyimpanan foto yang bisa dijadikan beralbum-album dan merupakan salah satu eksis di Facebook. (Foto: ilustrasi/thinkstock)

(/)