Timnas Esports Indonesia kembali gagal memboyong medali di cabor esports Asian Games 2026. Kali ini, timnas tidak berhasil mendapatkannya di nomor pertandingan Naraka: Bladepoint.
Kompetisinya digelar secara offline di Aichi Sky Expo Esport Competition Room M5, Jepang, pada 23 September 2026, pukul 07.00 WIB, 08.30 WIB, dan 10.00 WIB. Dari total tiga pertandingan, Sang Garuda kalah dua kali dan menang sekali.
Timnas tergabung di Grup B bersama dengan China, Thailand, dan Malaysia. Adapun atlet Naraka: Bladepoint yang mewakili Indonesia di antaranya Moch. Afton Fathany, Ararat Samuel Manullang, Natha Dhiva Arya, dan Darian Wicaksana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Format pertandingan di nomor pertandingan Naraka: Bloodpoint dibagi menjadi dua set. Set pertama dan set kedua terdiri dari dua/tiga game, yang berlangsung dalam dua kategori, yakni solo dan trio. Berikut hasil pertandingannya:
- Indonesia (0) vs (2) China: Set 1, Indonesia kalah dua kali di kategori solo dan trio. Lalu mengantongi satu kemenangan di kategori trio. Skor akhir 1-2. Set 2, Indonesia kalah dua kali di kategori solo maupun trio. Skor akhir 0-2.
- Indonesia (0) vs (2)Thailand: Set 1 dan Set 2, Indonesia kalah dua kali di kategori trio. Lalu menang satu kali di kategori solo.
- Indonesia (2) vs (0) Malaysia: Set 1 dan Set 2, Indonesia menang di kategori solo dan trio.
Untuk saat ini, juara dari nomor pertandingan Naraka: Bloodpoint belum ada. Pertandingannya akan berlanjut ke babak semifinal dan final pada Hari Kamis, 24 September 2024.
Sekarang, kesempatan Timnas Esports Indonesia untuk bisa meraih medali di Asian Games 2026 bergantung pada tujuh nomor pertandingan yang tersisa. Adapun nomor pertandingan tersebut adalah Mobile Legends, Honor of Kings, Identity V, Pokemon Unite, dan PUBG Mobile.
Timnas Esports Indonesia akan kembali bermain pada 25 September 2026. Sang Garuda akan tampil di nomor pertandingan Pokemon Unite. Untuk atlet yang nantinya bertanding ialah Marcello Hillers, Muhammad Haikal, Novrizal Diananta Said, Denny Ardianyanto, dan Judha Pangabean. Mereka akan didampingi oleh Ahmad Marsam selaku pelatih dan Erron Gunardi sebagai asisten pelatih.