Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
FFWS SEA 2026 Fall Dimulai, Harapan Tim Free Fire Indonesia Raih Juara

FFWS SEA 2026 Fall Dimulai, Harapan Tim Free Fire Indonesia Raih Juara


Panji Saputro - detikInet

Jakarta -

Turnamen Free Fire terbesar di Asia Tenggara, FFWS SEA 2026 Fall, resmi dimulai hari ini. Lima tim dari Indonesia siap bersaing dan berharap bisa kembali raih gelar juara.

Lima tim yang dimaksud ialah Bigetron by Vitality, Evos Divine, MBR Omega, Onic, dan RRQ Kazu. Dari kelimanya, satu tim merupakan pendatang baru yang sebelumnya tampil luar biasa di FFNS 2026 Fall.

Sebagai pendatang baru, MBR Omega diyakini bisa mematahkan kutukan tim dari FFNS yang kerap kali gagal di FFWS SEA. Seperti sebelumnya, ada Shadow Esports yang akhirnya belum bisa menandingi kehebatan sejumlah tim Free Fire dari negara-negara yang ada di Asia Tenggara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Performanya selama Knockout Stage tidak memuaskan, sehingga Shadow Esports harus puas finish di peringkat 18 alias terakhir. Alhasil mereka tidak bisa lolos ke Grand Final untuk melanjutkan perjuangannya meraih juara FFWS SEA 2026 Spring.

ADVERTISEMENT

Hasil buruk juga diterima oleh empat tim lainnya saat bermain di FFWS SEA 2026 Spring. Onic, RRQ Kazu, Evos Divine, dan Bigetron by Vitality gagal merebut titel tim Free Fire terbaik di Asia Tenggara.

Namun pada musim kali ini, mereka sudah menyatakan kesiapan dan harapannya untuk bisa menjadi juara. Salah satu pemain Bigetron by Vitality, Rapik Hidayat alias Kojaaaa, meminta dukungannya kepada para penggemar meskipun timnya juga sempat gagal di Esports World Cup (EWC) 2026.

"Semoga di tahun ini di SEA ini kita bisa kasih yang terbaik, kita bisa langsung ke Grand Final dan kita bisa juara sampai ke global," kata Kojaaaa.

Begitu pun dengan roster Evos Divine, Muhammad Akbar Mustafa Bamba alias AbaaaX, meminta kepada penggemarnya untuk memberikan dukungan walaupun di tim sekarang tidak ada Manay, Rashya, dan Reyy.

"Semoga di season ini tantangan baru yang bisa kita jalani dengan mudah, semoga Tuhan berikan kita perjalanan ini dengan mudah," ucap AbaaaX.

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan alias Ady mengatakan, timnya sudah cukup lama bermain bersama, sehingga chemistry sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Dirinya mengaku tantangan timnya sekarang adalah mengubah konsistensi menjadi hasil yang benar-benar selesai sampai akhir.

"Hasil di EWC menjadi bahan evaluasi besar buat kami. Musim ini kami ingin bermain lebih rapi, lebih berani mengambil keputusan, dan tidak membiarkan kesempatan lepas begitu saja," kata Ady.

FFWS SEA 2026 Fall diawali babak Knockout Stage yang diselenggarakan dari 14 Agustus - 6 September 2026. Dari babak ini hanya 12 tim terbaik yang berhak main di Grand Final pada 19 - 20 September 2026.



(hps/hps)
TAGS




Hide Ads