Gelaran Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall telah berakhir. Tim yang berhasil menjadi juaranya ialah MBR Omega.
MBR Omega memang sudah bermain apik sejak game pertama babak Grand Final FFNS 2026 Fall dimulai. Puncak acaranya ini diselenggarakan di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, pada Hari Minggu, 12 Juli 2026.
Mereka menutup ajang bergengsi tersebut dengan total 139 poin, yang berasal dari 69 poin placement dan 70 poin eliminasi. Namun yang menjadikan tim ini juara bukan karena mengisi posisi puncak klasemen, melainkan setelah mendapatkan label Champion Rush dan mengantongi booyah di game kesembilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kompetisi ini menerapkan aturan Champion Rush. Itu merupakan salah satu syarat bagi seluruh tim bila ingin menyandang gelar juara.
Untuk bisa mendapatkan label tersebut, setiap tim wajib mengumpulkan minimal 80 poin. Lalu setelah berhasil meraihnya, jika mereka mendapatkan booyah di game selanjutnya, maka dinyatakan sebagai juara.
Sementara itu, MBR Omega berhasil melakukannya sejak berakhirnya game kelima. Mereka menjadi tim pertama yang memperoleh Champion Rush. Namun upaya untuk mendapatkan booyah di game keenam, ketujuh, dan kedelapan sangat sulit.
Mereka mendapat perlawanan dari 11 tim lain yang juga ingin memiliki label Champion Rush. Alhasil, mereka baru bisa menggapai booyah di game kesembilan.
Sedikit informasi, jika sampai game kesembilan tim yang sudah memiliki Champion Rush tidak menyabet booyah, maka penentuan juaranya berubah. Tim dengan poin tertinggi di akhir kompetisi yang akan dinyatakan sebagai juaranya.
Salah satu roster MBR Omega, Raihan Faelani alias Reefaela, mengaku sangat puas dengan pencapaian ini. Menurutnya apa yang sudah mereka perjuangkan selama ini telah terbayar lunas.
"Ya rasanya puas banget lah ngelakuin perjuangan hari ini yang benar-benar mati-matian, habis-habisan, tenaga benar-benar kebuang, bener-bener ketekan mental. Jadi kita merasa puas aja untuk titik-titik ini, karena udah bener-bener all in. Mungkin next kita belajar buat persiapan SEA," ujar Rehanz, dikutip detikINET dari YouTube FF Esports ID, Senin (13/7/2026).
Selain menyandang titel tim terkuat, mereka pun berhak atas satu tiket menuju kompetisi Free Fire terbesar se-Asia Tenggara. MBR Omega akan bergabung dengan tim dari Indonesia yang sudah duluan mengamankan slot Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall, di antaranya Evos Divine, RRQ Kazu, Team Vitality, dan Onic Olympus.
FFWS SEA 2026 akan digelar dari 14 Agustus hingga 20 September 2026. Sebanyak 18 tim Free Fire terbaik di Asia Tenggara akan bertarung untuk bisa menjadi yang terkuat. Nantinya seluruh peserta berasal dari Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.