Orangtua bayi tersebut mengatakan 'penjualan' bayi mereka awalnya adalah lelucon, namun akhirnya jadi kebablasan. Penyelidik pun bisa menerima alasan itu dan memutuskan untuk menghentikan kasusnya.
Jaksa penuntut, Johannes Kreuzpointer, mengatakan bayi itu telahΒ dikembalikan pada orangtuanya. Seperti dikutip detikINET dari NZHerald.co.nz, Rabu (9/7/2008), jaksa membatalkan penyelidikan yang awalnya akan mengarah pada isu perdagangan manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otto Gaschler, Deputi Kepala Layanan Kepemudaan di Unterallgau, tempat orang tua bayi itu tinggal, mengatakan kedua orang tua tetap melakukan komunikasi dengan anaknya selama dalam perawatan negara. Bahkan keduanya disebut tidur di fasilitas perawatan itu.
"Orangtuanya melihat kejadian ini hanya sebagai lelucon saja. Ini seperti hanya sebuah mainan bagi mereka. Mereka tidak pernah mengetahui bahwa akibat dari lelucon tersebut bisa separah ini," tukas Gaschler.
Orang TI ngomongin masa kecil? Simak 'kegilaannya' di detikINET ForumΒ (wsh/rou)