Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pecandu Game Lebih Pemalu dari Pecandu Pornografi

Pecandu Game Lebih Pemalu dari Pecandu Pornografi


- detikInet

Jakarta - Seorang psikiater menyatakan orang yang kecanduan game lebih sulit ditangani daripada pasien yang kecanduan pornografi. Pasalnya, para pecandu game ini malu menceritakan 'aibnya'. Apakah ini berarti lebih memalukan?

Dr. Jerald Block, seorang psikiater yang ahli menangani pasien kecanduan game mengklaim bahwa beberapa pasiennya lebih merasa malu gara-gara kecanduan game World of Warcraft daripada melihat pornografi. Menurut Block, pasien yang kecanduan game lebih sulit ditangani daripada pasien yang kecanduan pornografi.

"Jika seseorang kecanduan pornografi, dia dapat pergi ke psikiater untuk menjalani terapi. Namun, beda halnya jika kecanduan game. Si pecandu game akan sulit mendeskripsikan situasi yang dialaminya ke orang lain," jelas Block, seperti dikutip detikINET dari Escapistmagazine, Kamis (12/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Block mencontohkan seorang gamer yang kecanduan game EVE Online. Orang ini bermain game selama bertahun-tahun dan menjadi karakter yang kuat di game itu. Gamer ini memprediksikan nilai karakter dan kekayaannya di dunia maya tersebut jika dijual di eBay berkisar USD 17 ribu. Lalu suatu malam gamer ini kehilangan semuanya, sehingga ia merasa terpuruk.

Sulit baginya mendeskripsikan pengalamannya ini kepada orang lain, karena mungkin orang lain menganggap hal ini aneh. Maka ia menganggap hal tersebut sebagai aib, dan ia malu menceritakannya kepada orang lain. Walhasil, ia sulit mendapat penanganan dibanding pecandu pornografi.

Berbagi cerita tentang game kesayangan? Yuk gabung di detikINET Forum!

(faw/ash)





Hide Ads