Untuk mengungkapkan kemarahan akibat melambungnya harga ini, sebagian penduduk Malaysia memilih curhat di internet. Selain memprotes kenaikan harga, mereka juga mengkritik pengawasan berlebihan pemerintah terhadap aksi demonstrasi di jalanan untuk menentang kenaikan harga.
Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (9/6/2008), ungkapan kemarahan di dunia maya itu utamanya ditujukan pada Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan online itu menilai kenaikan BBM akan membuat jumlah orang miskin Malaysia bertambah. Pasalnya harga bensin naik sampai 41 persen dan solar naik 63 persen sehingga harga komoditas lainnya dipastikan turut melonjak.
Adapun beberapa cracker juga melancarkan protes dengan caranya sendiri. Media New Strait Times memberitakan, ada cracker yang melakukan deface terhadap situs resmi perdana menteri.
Cracker itu berhasil menjebol situs dan meletakkan gambar tengkorak di situs tersebut, memprotes melonjaknya harga. Akibatnya, situs bernama www.pmo.gov.my itupun harus diperbaiki sebelum bisa normal kembali.
Berbagi cerita seru soal internet? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/ash)