Seperti dikutip detikINET dari Xinhua, Kamis (15/5/2008), dua orang itu disebut polisi bernama Jin dan Tang.
Menurut polisi, Jin memposting sebuah gambar pusat perbelanjaan di forum internet. Ia berkoar-koar bahwa bangunan itu rusak berat akibat gempa dahsyat di China belum lama ini, yang telah menewaskan belasan ribu orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Tang merilis online foto penduduk berlarian yang dinyatakannya untuk menghindari gempa. Padahal sesungguhnya, penduduk yang ada di foto itu sedang menyambut arak-arakan obor Olimpiade Beijing di wilayah Chengdu.
Liu Kun, aparat di Chongqing Public Security Bureau mengatakan, seharusnya penduduk bahu membahu menolong korban gempa dan bukannya menyebar berita bohong yang bisa menimbulkan kepanikan.
Berbagi info terkini soal internet? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)