Setidaknya, itulah yang dikatakan Craig Mundie, Strategy Officer Microsoft dalam kunjungannya di Jakarta belum lama ini. Lalu, bagaimana cara kerjanya?
Seperti diketahui, printer punya sistem cartridge untuk menampung cairan tinta. Menurut Craig, tak menutup kemungkinan suatu saat, bahan-bahan obat bisa diracik via cartridge printer ini. Hanya saja, tak dijelaskan lebih detail bagaimana konsep itu bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh lainnya, dalam demonya di ajang Government leaders Forum itu Craig memaparkan tentang ponsel yang dibekali teknologi untuk menganalisis pernafasan manusia. Gunanya misalnya untuk mendeteksi kandungan alkohol di tubuh pengemudi mobil secara praktis.
Bahkan bukan hanya itu, teknologi ponsel ini mungkin bisa dipakai untuk mendeteksi potensi penyakit lainnya. Lalu, ponsel itu bisa dibawa ke klinik kesehatan dan hasil diagnosanya kemudian bisa diproses via komputer. Dalam sekejap, print out resep obatnya pun bisa dicetak.
Memang, rupa-rupa teknologi semacam itu saat ini belum tersedia secara umum. Namun Mundie menyatakan, perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas kesehatan amat pesat sehingga barangkali, tak butuh waktu lama untuk mewujudkannya.
Bagaimana pendapat Anda? Diskusikan di detikINET Forum! (ash/fyk)