"Seminggu ini kalau pulang kantor sering mengeluh sakit, capek. Bukan karena pekerjaan. Katanya ada masalah dengan temannya, tapi nggak cerita," kata sang ayah, Edi Sujana (54) kepada detikcom, Minggu (11/5/2008).
Selama itu pula bapaknya mencari tahu masalah yang dihadapi Fani. Sayangnya, Fani tetap memilih menutup diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edi memaparkan, saat SMS santet itu menyerang Fani, kondisi Fani dalam kondisi prima secara jasmani. Tapi dia menduga, Fani yang juga nyambi berjualan voucher isi ulang kartu ponsel dirumahnya, dapat terhipnotis isi SMS saat dirinya melamun.
"Mungkin pikirannya lagi kosong. Dia memang sering ngelamun sejak ada masalah seminggu ini," pungkasnya.
Menurut Anda, mengapa sampai ada fenomena ini? Sampaikan di thread khusus pada Forum! (Ari/amz)