"Aturan perlu diubah. Jika Anda punya Blackberry, berarti Anda 'tersedia' untuk bekerja 7 hari penuh. Dengan derajat kerja semacam itu, perusahaan harus membayar lebih," papar Ed Cashman, Wakil Presiden Regional Public Service Alliance of Canada.
Menurut Cashman, pemerintah Kanada telah bersedia mendiskusikan tuntutan tersebut. Banyak pihak juga menilai, permintaan kompensasi lebih itu masuk akal karena pekerja dituntut siaga 24 jam untuk mengecek BlackBerry. Bahkan saat seharusnya sedang santai dengan keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan, Celullar News yang detikINET, Jumat (1/5/2008) melansir, sekitar 14 juta orang di seluruh dunia telah memanfaatkan Blackberry dalam keseharian mereka.
Berbagi info terkini soal ponsel? Yuk, kunjungi detikINET Forum!
(fyk/ash)