Seperti dikutip detikINET dari MDN, Kamis (10/4/2008), ponsel khusus tersebut dikembangkan oleh Sadao Hasegawa, 73, mantan guru sekolah tuna netra dan Nobuyuki Sasaki, profesor dari Tsukuba University of Technology, serta beberapa rekannya. Getaran khusus yang dikeluarkan ponsel tersebut akan menampilkan huruf Braille.
"Semoga ini (ponsel-red) dapat membantu para penyandang tuna netra yang sulit berkomunikasi," harap Hasegawa yang merupakan penyandang tuna netra total.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara kerjanya, ketika seseorang menekan angka di keypad sesuai dengan simbol Braille, dua terminal yang tertaut di ponsel penerima akan mengeluarkan getaran khusus untuk menulis sebuah pesan.
Dicontohkan, jika pengguna menekan angka satu pada keypad, terminal sebelah kiri akan menimbulkan satu getaran panjang, yang menyimbolkan huruf "a". Saat ini alat ini masih terus disempurnakan.
(faw/dwn)