Berdasarkan media Daily News yang turut dikutip detikINET, Sabtu (22/3/2008), pria nahas tersebut menjadi piawai dalam merakit senjata bunuh diri yang efektif tersebut kuat diduga berdasarkan manual yang didownloadnya dari Internet.
Berdasarkan beberapa petunjuk yang ditemukan di rumahnya, di daerah Queensland, pria bernama Pete Tovey (81) tersebut juga diindikasikan tertekan lantaran dipaksa oleh keluarganya untuk pindah dari rumah ke panti jompo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin yang membunuh Tovey tersebut, seakan menggambarkan bahwa dirinya mau bersusah-payah merakit mesin yang dirancang untuk membunuh pembuatnya sendiri. Sebab, setidaknya korban bunuh diri lebih sering memilih jalan yang tak merepotkannya.
(dbu/dbu)