Dalam sebuah survei lembaga Computing Technology Industry Association (CompTIA), 29 persen dari pekerja TI mendukung calon presiden (capres) Barack Obama dari Partai Demokrat.Β Hanya 13 persen yang mendukung senator Hillary Clinton, saingan Obama.
Survei ini juga mengungkap dukungan cukup signifikan bagi calon presiden lainnya dari Partai Republik, John McCain, yaitu sebesar 29 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak pelak, para calon presiden pun diharapkan memperhatikan potensi pekerja TI yang besar ini dalam menggalakkan dukungan. Namun yang menarik, faktor utama pekerja TI menjatuhkan pilihan pada seorang capres kebanyakan bukan karena alasan terkait bidang teknologi.
Dikutip detikINET dari InfoWorld, Rabu (19/3/2008), 25 persen pekerja TI menjatuhkan pilihan pada capres karena visinya dan 16 persen karena alasan pengalaman. Hanya 1 persen yang menjatuhkan pilihan pada capres dengan alasan perhatiannya pada sektor TI.
(fyk/fyk)