Sebuah tim peneliti dari Wake Forest University di Carolina Utara meneliti sebuah rumah sakit di Amerika Serikat yang menangani pasien trauma. Dari penelitian ditemukan bahwa pemberian dosis radiasi yang diberikan kepada para pasien penderita trauma itu ternyata berlebihan, sehingga dapat mempertinggi risiko terkena kanker. Demikian dikutip detikINET dari Canada, Selasa (4/3/2008).
James Winslow dan tim peneliti lainnya menemukan bahwa rata-rata orang yang tinggal di AS mendapatkan sinar radiasi sebanyak 3 millisievert. Sedangkan pasien trauma mendapatkan sinar radiasi sebanyak 40 millisievert.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Winslow menambahkan,"Alternatif yang dapat ditempuh untuk megurangi efek radiasi tersebut misalnya dengan mengurangi dosis radiasi saat mengambil gambar, menggunakan metode pengambilan gambar lainnya, seperti ultrasound (dengan gelombang suara) dan resonansi magnetik.
(dwn/dwn)