Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Digencet Pemerintah, Oposisi Malaysia Kampanye via Internet

Digencet Pemerintah, Oposisi Malaysia Kampanye via Internet


- detikInet

Kuala Lumpur - Malaysia akan hajatan pemilu beberapa saat lagi. Untuk itu, kampanye beberapa partai oposisi kini tengah marak dilakukan via internet.

Kampanye online ini marak karena media tradisional seperti koran dan televisi kebanyakan dikontrol pemerintah dan hanya mau memberitakan kebaikan partai berkuasa semata. Hal ini dilakukan juga dalam rangka kampanye untuk menggaet dukungan rakyat pada partai berkuasa.

Maka tak heran, partai oposisi pun jarang mendapat perhatian dari media tradisional tersebut. Namun dengan adanya internet, kampanye politik tandingan tetap bisa dilakukan, utamanya untuk menjangkau kalangan muda dan berpendidikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu politikus oposisi Malaysia, Lim Kit Siang dari Partai Aksi Demokrasi misalnya, menggunakan sampai tiga macam blog untuk berkampanye. Β 

"Blogging merupakan cara agar pesan kami tersampaikan. Kami tak bisa menetralkan media yang dikontrol pemerintah. Namun ketertarikan masyarakat terhadap internet akan semakin besar dan kami tak akan terbungkam selamanya," ungkap Lim seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (20/2/2008).

Di lain pihak, Partai Keadilan milik mantan deputi perdana menteri Anwar Ibrahim juga berkampanye via blog dan video situs untuk menggalakkan dukungan. Sementara partai oposisi lainnya juga tak ketinggalan beramai-ramai membuat berbagai situs kampanye.

Pemilik situs berita oposisi Malaysiakini.com, Steven Gan, berpendapat bahwa penggunaan internet sebagai media kampanye seperti ini terkendala penetrasi broadband di pedesaan yang masih rendah. Namun di wilayah perkotaan, kampanye via internet disebut Steven cukup efektif. (fyk/fyk)





Hide Ads