Hal itu berdasarkan sebuah survei yang dilakukan London School of Economics (LSE) dan dipublikasikan oleh EU Kids Online. Publikasi kebiasaan online anak Inggris tersebut dilakukan berkenaan dengan momentum 'Safer Internet Day'.
Menurut survei LSE itu, 51 persen anak-anak Inggris dikatakan pernah mengakses pornografi online. Hal ini lebih tinggi dari angka rata-rata di benua Eropa, di mana presentase anak yang melihat konten porno mencapai 40 persen. Sementara Polandia dilaporkan memiliki presentase tertinggi, sebesar 71 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, berbagai ancaman mengincar bocah-bocah di seantero dunia via internet. Selain akses pornografi, beberapa masalah lain seperti pencurian identitas anak hingga pelecehan via dunia maya masih berkeliaran di dunia maya.
Sayangnya, seperti dikutip detikINET dari The Inquirer, Kamis (14/2/2008), dalam laporan tersebut belum disebutkan dengan jelas berapa jumlah dan berada di kisaran umur berapa responden mereka. (fyk/ash)