Salah satunya dilakukan oleh para peneliti dari Tokyo Women's Medical University, Jepang. Dalam kesimpulannya, mereka menyatakan bahwa penggunaan ponsel tidak meningkatkan resiko kanker otak.
Hal itu didasarkan pada sebuah studi yang mereka lakukan terhadap 322 pasien kanker otak yang dibandingkan dengan 633 orang orang yang sehat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuters yang dikutip detikINET, Rabu (6/2/2008) melansir, sejak 60 tahun lalu banyak para peneliti di berbagai belahan dunia mencoba untuk mencari tahu efek negatif dari frekuensi radio terhadap kesehatan manusia.
Sementara sorotan publik terhadap penggunaan ponsel kian merebak sejak alat komunikasi ini sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari yang sulit untuk ditinggalkan.
Pro kontra dampak negatif ponsel terhadap kesehatan terus menggelinding bak bola salju. Banyak peneliti dari berbagai negara yang mendukung dan ada juga yang menolak efek negatif alat komunikasi ini.
"Sejauh ini, belum ada kesimpulan yang menyatakan bahwa ponsel membahayakan. Namun kita belum bisa memastikan untuk jangka panjangnya. Penelitian masih terus berjalan," tandas Lesley Walker, Direktur Penelitian dan Informasi Kanker Inggris. (ash/ash)