Pasalnya, di dalam Sim card yang merupakan 'jantungnya' ponsel tersebut, terdapat rekaman lalu lintas keluar masuk panggilan serta data pesan singkat (SMS) pengguna. Alhasil, jika data tersebut bisa diselamatkan, si pelaku juga bisa segera dilacak.
Jasa SIM card dalam mengungkap kasus kriminalitas, misalnya telah digunakan dalam mengungkap kasus bom kereta api di Madrid yang menewaskan hampir 191 orang. Dari tempat kejadian, penyelidik menemukan SIM card dari ponsel yang diduga menjadi pemicu meledaknya bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah penelitian juga dilakukan oleh sejumlah ilmuwan, Benjamin Jones dan Tony Kenyon dari University College London untuk menguji tingkat ketahanan SIM card terhadap suhu panas. Sebanyak 12 kartu diuji coba. Setelah dipanaskan selama 10 menit dan ditunggu hingga dingin, peneliti mulai membaca data kartu tersebut.
Seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (25/1/2008), ternyata setelah diuji dalam suhu panas yang berbeda-beda (180 C, 450 C, 650 C), kartu yang diuji dalam suhu 450 derajat Celcius ada masih bisa terbaca meskipun banyak dari kartu tersebut yang rusak pula. Sementara kartu yang diuji dalam suhu 650 derajat Celcius tidak dapat terbaca semua.
(ash/ash)