Program ini diluncurkan sebagai bagian dari hasil kerja sama pemerintah dengan pihak kepolisian, perusahaan dan universitas untuk mengembangkan sistem pendeteksi wajah.
Kamera-kamera tersebut akan ditempatkan di setiap sudut kota Tokyo, terutama di tempat-tempat umum seperti stasiun kereta api dan tempat-tempat umum lainnya yang potensial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sistem yang ada sekarang hanya memiliki kamera dan gambar dua dimensi sehingga sulit untuk dicocokkan dengan wajah asli ketika ditampilkan secara diagonal atau dilihat dari sudut berbeda," jelas salah seorang juru bicara.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Senin (14/1/2008), sistem tersebut diperkirakan akan memakan dana hingga 110 juta yen (US$ 1 juta) dan akan mulai diuji coba pada 2010.
(dwn/dwn)